
Bogor – Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan melalui pelaksanaan audit ISO 21001:2018 hari kedua yang berlangsung secara tertib dan konstruktif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Unhan RI dalam memastikan tata kelola pendidikan berjalan sesuai standar internasional. Jumat (23/1).
Dalam sambutan penutupnya, tim auditor menyampaikan apresiasi atas kerja sama, keterbukaan, serta komitmen seluruh unsur di lingkungan Unhan RI, khususnya Fakultas Farmasi Militer. Auditor menegaskan bahwa seluruh proses audit dilaksanakan secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi prinsip impartialitas tanpa adanya konflik kepentingan. Setiap data dan dokumen yang ditelaah digunakan semata-mata untuk kepentingan audit dan dijamin kerahasiaannya.
Auditor juga menjelaskan bahwa metode audit yang digunakan adalah pendekatan descending, yakni penelusuran data berdasarkan alur proses yang relevan. Secara umum, proses audit berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan temuan minor maupun mayor. Dengan demikian, sertifikat ISO 21001:2018 pada Fakultas Farmasi Militer Unhan RI dinyatakan tetap berlaku dan dapat dilanjutkan.


Selain itu, auditor menyampaikan sejumlah positive findings, antara lain implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan yang efektif, proses evaluasi pembelajaran yang terstruktur, serta penerapan manajemen risiko yang terintegrasi dan berjalan baik sesuai ISO 21001:2018. Hal tersebut dinilai mampu meningkatkan kualitas pendidikan, kepuasan peserta didik, serta meminimalkan risiko operasional.

Menanggapi hasil audit tersebut, Dekan Fakultas Farmasi Militer Unhan RI Prof. Dr. apt. Yahdiana Harahap, M.S., menyampaikan terima kasih atas masukan konstruktif yang diberikan. Menurutnya, audit ini menjadi sarana evaluasi penting untuk mendorong perbaikan berkelanjutan, khususnya dalam penguatan sistem manajemen operasional pendidikan termasuk sistem informasi yang terintegrasi seiring tuntutan pengelolaan smart campus. Berbagai masukan, termasuk terkait konektivitas dan pengelolaan sistem, akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan akademik dan administrasi.
Dekan FFM juga mengapresiasi kerja keras seluruh sivitas akademika Fakultas Farmasi Militer Unhan RI, baik Program Studi Sarjana maupun Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, yang telah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan audit. Ia menegaskan bahwa upaya peningkatan mutu merupakan proses berkelanjutan yang memerlukan komitmen bersama di setiap periode evaluasi.
Sementara itu, Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Unhan RI Toro Djulianto, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan supervisi yang telah diberikan selama proses audit. Ia menekankan bahwa hasil audit ini akan menjadi bahan evaluasi penting, termasuk dalam menyikapi berbagai keterbatasan yang ada pada periode sebelumnya, guna memastikan seluruh target peningkatan mutu dapat tercapai secara optimal.
Melalui pelaksanaan audit ini, Unhan RI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem penjaminan mutu, meningkatkan tata kelola pendidikan, serta memastikan penyelenggaraan pendidikan pertahanan yang unggul, adaptif, dan berstandar internasional.



(Humas Unhan RI)