Bogor, 18 Agustus 2026 – Fakultas Farmasi Militer (FFM) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) secara resmi membuka Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Cohort-3. Kegiatan pembukaan ditandai dengan prosesi penyematan jas Apoteker kepada Perwira Siswa Kadet PSPPA Cohort-3 sebagai simbol dimulainya pendidikan profesi sekaligus komitmen untuk menjalankan tanggung jawab, etika, integritas, dan kehormatan profesi Apoteker.

Dekan FFM Unhan RI, Prof. Dr. apt. Yahdiana Harahap, M.S., menyampaikan selamat datang kepada seluruh Perwira Siswa Kadet PSPPA Cohort-3. Pendidikan profesi merupakan tahapan penting untuk mengintegrasikan ilmu yang telah diperoleh pada jenjang Sarjana Farmasi dengan keterampilan praktik kefarmasian. Karena itu, Perwira Siswa diharapkan terus memperkuat dasar keilmuan dan mampu mengaplikasikannya dalam setiap proses pembelajaran maupun praktik profesi.

Dalam pelaksanaan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA), Dekan FFM menekankan pentingnya menjaga nama baik Fakultas Farmasi Militer dan Unhan RI melalui kedisiplinan, ketepatan waktu, sikap profesional, tanggung jawab, serta inisiatif. Perwira Siswa didorong untuk aktif belajar, bertanya, menggali pengalaman dari para preseptor, dan memanfaatkan setiap wahana PKPA sebagai sarana pembentukan kompetensi calon Apoteker.

Selain menyelesaikan rangkaian pembelajaran dan PKPA, pada akhir pendidikan profesi Perwira Siswa akan menghadapi Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Apoteker (Ukomnas PDPA) melalui metode Computer Based Test (CBT) dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE). CBT digunakan untuk menilai aspek pengetahuan, sedangkan OSCE menilai keterampilan dan sikap profesional calon Apoteker.
Persiapan menghadapi CBT dan OSCE, lanjut Dekan, harus dilakukan sejak awal melalui pembelajaran yang konsisten, penguatan kembali materi Sarjana Farmasi, keaktifan dalam proses pendidikan profesi, serta pemanfaatan kasus dan pengalaman selama PKPA sebagai bagian dari pembentukan kompetensi. FFM Unhan RI menargetkan seluruh Perwira Siswa Kadet PSPPA Cohort-3 dapat menyelesaikan pendidikan dengan sebaik-baiknya dan mencapai kelulusan 100 persen dalam Ukomnas PDPA CBT dan OSCE.

Sebagai Perwira Siswa Unhan RI, para peserta tidak hanya dipersiapkan menjadi Apoteker yang kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, integritas, tanggung jawab, dan semangat Bela Negara. Nilai-nilai tersebut diharapkan tercermin dalam setiap proses pendidikan, baik di lingkungan kampus maupun saat menjalani praktik di berbagai wahana.
Prosesi penyematan jas Apoteker menjadi momentum penting yang menandai dimulainya perjalanan pendidikan PSPPA Cohort-3. Jas Apoteker diharapkan tidak sekadar menjadi identitas profesi, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab dan kehormatan yang harus dijaga dalam memberikan pelayanan kefarmasian secara profesional dan berintegritas.

Dengan dibukanya PSPPA Cohort-3, FFM Unhan RI berkomitmen untuk terus mencetak Apoteker yang kompeten, profesional, berintegritas, serta memiliki karakter Bela Negara. Seluruh Perwira Siswa diharapkan memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan optimal, membangun kekompakan, menjaga nama baik Unhan RI, serta menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan hasil terbaik.
Salam Bela Negara!